Efektivitas Terapi Tertawa tehadap Insomnia dan Tekanan Darah pada Lansia

Desi Natalia Trijayanti Idris, Kili Astarani
Abstract views : 540 | PDF views : 288

Abstract


Menua bukanlah suatu penyakit melainkan proses berkurangnya daya tahan tubuh dalam menghadapi stressor dari dalam maupun dari luar tubuh. Masalah-masalah yang terjadi pada lansia diantaranya mudah jatuh, mudah lelah, gangguan kardiovaskuler, nyeri atau ketidaknyamanan, gangguan eliminasi, gangguan ketajaman pengelihatan, gangguan pendengaran, gangguan tidur, mudah gatal. Insomnia merupakan gangguan tidur yang sering ditemukan pada lansia yang dapat menurunkan kualitas hidup lansia. Lansia yang mengalami insomnia cenderung terjadi peningkatan tekanan darah. Penatalaksanaan yang dapat dilakukan untuk mengatasi insomnia dan peningkatan tekanan darah pada lansia yang dapat dilakukan oleh lansia secara mandiri ataupun berkelompok yaitu dengan non farmakologi salah satunya adalah terapi tertawa. Tujuan menganalisis pengaruh terapi tertawa  terhadap insomnia dan tekanan darah pada lansia di Panti Wredha Santo Yoseph Kediri. Desain penelitian ini mengunakan Quasi Eksperimental dengan menggunakan metode one group pre-test post-test design. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 14 lansia yang diambil secara kuota sampling dari 28 lansia yang ada. Penelitian dilaksanakan pada bulan juni-juli 2019. Pengumpulan data dengan mengukur insomnia dan tekanan darah sebelum dilakukan terapi tertawa. Analisis data mengunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh terapi tertawa dengan insomnia berdasarkan uji wilcoxon (p=0.002), tidak ada pengaruh terapi tertawa dengan tekanan darah pada lansia berdasarkan uji wilcoxon (p=0.190). Terapi tertawa dapat digunakan sebagai penatalaksaan secara non faramkologi tindakan mandiri perawat dalam mengurangi insomnia yang terjadi pada lansia. Tekanan darah pada lansia tidak terdapat perubahan dengan terapi tertawa hal ini dapat dikarenakan perubahan fisiologi lansia salah satunya adalah fungsi kardiovaskuler.

 

Aging is a natural process and is not a disease that can result in reduced endurance in dealing with stressors from within and from outside the body. Many problems that can occur in the elderly include fatigue, impaired balance that makes the elderly easy to fall, disorders of the cardiovascular system, pain or discomfort, disturbances in elimination of frequent urination or unable to hold urine, impaired vision, hearing, resting disorders and sleep, and itch easily. Insomnia is a sleep disorder or problem that is often found in the elderly which can reduce the quality of life of the elderly. Elderly people who experience insomnia tend to increase blood pressure. Management that can be done to overcome insomnia and increased blood pressure in the elderly is done independently or in a group that is by means of nonpharmacology for example is laughter therapy. The purpose of this study was to analyze the effect of laughter therapy on insomnia and blood pressure in the elderly at the St. Yoseph Kediri Nursing Home. The design uses Quasi Experimental with one group pre-test post-test design method. The samples of this study were 14 elderly taken by sampling quota from 28 existing elderly. The study was conducted in June until July 2019. Collection data by measuring insomnia and blood pressure (BP) before laughing therapy. Analysis data using Wilcoxon test. The results showed there was an effect of laughing therapy with insomnia based on the Wilcoxon test (p = 0.002) and there was no effect of laughing therapy with blood pressure in the elderly based on the Wilcoxon test (p = 0.190). Laughter therapy can be used as a non-faramchologic treatment of nurses' independent actions in reducing insomnia that occurs in the elderly. Blood pressure in the elderly there is no change with laughter therapy this can be due to changes in the physiology of the elderly one of which is cardiovascular function.


Keywords


Terapi Tertawa; Insomnia; Tekanan Darah; Lansia

Full Text:

PDF

References


Asmadi. (2008). Teknik Prosedural Keperawatan: Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien. Jakarta: Salemba Medika.

Aziz, Alimul. (2013). Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia Aplikasi Konsep dan Proses Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Fitriani, Dewi Caesaria. (2014). Pengaruh Terapi Tertawa Terhadap Derajat Insomnia pada Lansia di Dusun Jomegatan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Yogyakarta. Diakses pada tanggal 4 Januari 2019

Erfrandau, Ananta, Murtaqib, Nur Widayati. (2017). Pengaruh Terapi Tawa terhadap Kualitas Tidur pada Lansia diUnit Pelayanan Teknis Panti Sosial Lanjut Usia (UPT PSLU) Kabupaten Jember. e-Jurnal Pustaka Kesehatan, vol.5 (no.2), Mei, 2017

Hae-Jin, K. & Chang-Ho, Y. (2011). Effect of Laughter Therapy on Depression, Cognition and Sleep Among the Community-Dwelling Elderly. Japan Geriatrics Society. Diakses tanggal 19 Agustus 2019, dari http://laughterourbestmedicine.com/images/peerrev.pdf

Javaheri S, Zhao YY, Punjabi NM, Quan SF, Gottlieb DJ, Redline S. (2018). Slow-Wave Sleep Is Associated with Incident Hypertension: The Sleep Heart Health Study. Sleep. 2018 Jan 1;41(1). DOI:10.1093/sleep/zsx179.

Kataria, Madan. (2004). Laugh For No Reason. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Mukhlidah, Siregar, Hanun. (2011). Mengenal Sebab-Sebab, Akibat-Akibat, dan Cara Terapi Insomnia. Jogjakarta: FlashBooks.

Nursalam. (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis Edisi 4. Jakarta: Salemba Medika

Potter dan Perry. (2010). Fundamentals Of Nursing Pundamental Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Priyoto. (2015). Nursing Intervention Classification NIC dalam Keperawatan Gerontik. Jakarta: Salemba Medika.

Reny, Aspiani, Yuli. (2014). Asuhan Keperawatan Gerontik Aplikasi Nanda, NIC dan NOC. Jakarta: CV. Trans Info Media

Setiawan R, Sari F. (2010). Fisiologi Kardiovaskular. Jakarta: EGC.

Setyoadi. (2011). Terapi Modalitas Keperawatan pada Klien Psikogeriatrik. Jakarta: Salemba Medika.

Setyaningrum, Niken, dkk (2018). Pengaruh Terapi Tertawa terhadap Penurunan Tekanan Darah Lansia di UPT Panti Wredha Budhi Dharma Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat (Surya Media) Volume 13. No. 1 Januari 2018.

Susanti, S. (2015). Diet Penderita Hipertensi Untuk Mencegah Kekambuhan Hipertensi di Rumah Sakit Islam. Diambil Kembali Dari Repository. Poltekkesmajapahit.Ac.Id /Index.Php/PubKep/Article/Download/510/421

Triyanto, Endang. (2014). Pelayanan Keperawatan Bagi Penderita Hipertensi Secara Terpadu. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Yekti, S. (2011). Cara Jitu Mengatasi Hipertensi. Yogyakarta: PT.Andi ofset




DOI: 10.26699/jnk.v6i3.ART.p339-347


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Journal of Ners and Midwifery p-ISSN: 2355-052X. e-ISSN: 2548-3811 is published by STIKes Patria Husada Blitar.

Indexed On :