Analisi Kandungan FE dalam Air Susu Ibu (ASI) pada Ibu Menyusui

Dwi Ernawati, Ismarwati Ismarwati, Henny Parida Hutapea
Abstract views : 534 | PDF views : 1887

Abstract


Kandungan zat besi baik di dalam ASI maupun susu formula keduanya rendah serta bervariasi. Namun bayi yang mendapat ASI mempunyai risiko yang lebih kecil untuk mengalami kekurangan zat besi dibanding dengan bayi yang mendapat susu formula. Hal ini disebabkan karena zat besi yang berasal dari ASI lebih mudah diserap, yaitu 20-50% dibandingkan hanya 4 -7% pada susu formula. Keadaan ini tidak perlu dikuatirkan karena dengan pemberian makanan padat yang mengandung zat besi mulai usia 6 bulan masalah kekurangan zat besi ini dapat diatasi(Hendarto & Pringgadini 2013). Fe merupakan salah satu zat yang berperan dalam pertumbuhan bayi. Dan banyak yang masyarakat yang beraggapan bahwa status gizi pada ibu berpengaruh dalam komponen dalam ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu besar kandungan Fe dalam Air susu ibu dengan metode Atomic Aborbtion Spectroscopy (AAS). Hasil penelitian di dapatkan Hb pada ibu menyusui normal Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan kadar Fe dalam ASI pada ibu menyusui dengan Hb normal dengan ibu menyusui yang anemia.


Keywords


Breast Milk; Iron (FE); Atomic Absortion Spectroscopy (AAS)

Full Text:

PDF

References


Akamori, M.N. kamori MN, Inh NXN, Somura HI, Oshiike NY., 2009. Nutritional Status of Lactating Mothers and Their Breast Milk Concentration of Iron , Zinc and Copper in Rural Vietnam. J Nutr Sci Vitaminol, 55, pp.338–345.

Aryani, T. & Utami, F.S., 2017. Identifikasi asam lemak omega pada asi eksklusif menggunakan kromatografi GC-MS. , 1(1), pp.1–7.

Brown, K.H. & Engle-stone, R., 2017. HHS Public Access. PMC, 30, pp.1–34.

Diana, F.M., 2013. Omega 3 Dan Kecerdasan Anak. J.Kesehatan Masyarakat, 7(2), pp.82–88.

Faridi, M.M.A., Singh, O. & Rusia, U., 2006. Mother ’ s iron status , breastmilk iron and lactoferrin – are they related ? European Journal of Clinical Nutrition, pp.903–908

Edmond, Karen M Zandoh, Charles Quigley, Maria A Amenga-etego, Seeba Owusu-agyei, S., 2015. Delayed Breastfeeding Initiation Increases Risk of.

Harmita, 2017. Analisis Fisiko Kimia Spektrofotometer Serapan Atom ( SSA / AAS ), Jakarta. Available at: http://staff.ui.ac.id/system/files/users/harmita/material/anfiskimssaatauaasdr.harmita.pdf.

Hendarto, A. & Pringgadini, K., 2013. Nilai Nutrisi Air Susu Ibu. Available at: http://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/nilai-nutrisi-air-susu-ibu.

Igbal, M. 2010. Pengaruh Suhu dan Lama penyimpanan terhadap Kualitas Gizi pada Air Susu Ibu (ASI). Skripsi. Yogyakarta : Program Studi Gizi Kesehatan UGM.

Widyani, R. Dan Tety Suciati. 2008. Prinsip Pengawetan Pangan Ed. Tahun 2008. Cirebon : Penerbit Swagati Press.




DOI: 10.26699/jnk.v6i1.ART.p051-055


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Journal of Ners and Midwifery p-ISSN: 2355-052X. e-ISSN: 2548-3811 is published by STIKes Patria Husada Blitar.

Indexed On :