Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingginya Akseptor KB Suntik 3 Bulan

Yurike Septianingrum, Erika Martining Wardani, Yanis Kartini
Abstract views : 4816 | PDF views : 10686

Abstract


KB suntik merupakan KB yang paling banyak digunakan oleh Wanita Usia Subur (WUS). Tingginya akseptor KB suntik 3 bulan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu usia, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, dan parietas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor yang paling mempengaruhi tingginya akseptor KB suntik 3 bulan di Desa Keboguyang Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah akseptor KB suntik 3 bulan (usia 20-50 tahun) di wilayah Puskesmas Desa Keboguyangmulai dari bulan Januari sampai Juli 2017. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total samplingyaitu sebanyak 36 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi. Data dianalisis dengan uji regresi linier berganda.Hasil analisis multivariat menunjukkan faktor usia signifikan mempengaruhi tingginya akseptor KB suntik 3 bulan (p=0,02), sedangkan faktor pendidikan (p=0,54), pekerjaan (p=0,59), pendapatan (p=0,78), dan parietas (p=0,33)tidak signifikan mempengaruhi tingginya akseptor KB suntik 3 bulan di Puskesmas Keboguyang. R Square dari kelima faktor adalah 0,394. Faktor usia, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, dan parietas secara bersama-sama mempengaruhi tingginya akseptor KB suntik 3 bulan sebesar 39,4 %, namun yang signifikan berpengaruh hanya faktor usia. Diharapkan petugas kesehatan mengetahui pola dasar pemilihan KB dan dapat membantu masyarakat khususnya WUS untuk memilih KB.


Keywords


KB, KB Suntik 3 Bulan, WUS, Akseptor KB, Usia

Full Text:

PDF

References


Hidayat, A.A.A 2010. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisis Data, Salemba Medika, Jakarta

Riskesdas,Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013. Kemen- terian Kesehatan Republik Indonesia.

Rizali, I.R., Ikhsan, M, Salamah, U 2013,‘Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Suntik di Kelurahan Mattoangin Kecamatan Mariso Kota Makassar ’. http:// journal.unhas .ac.id/ index.php/mkmi/article/view/467, Vo.9, No. 3, Diakses pada tangaal 20 Mei 2017

SDKI 2012, Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Indonesia, Jakarta.

Saifuddin, Bari, A. 2010. Buku panduan kontrasepsi, PT Bina pustaka sarwono prawirohardjo, Jakarta.

Sulistyawati, A 2011. Pelayanan Keluarga Berencana. Salemba Medika, Jakarta.

Uliyah, M. 2010. Awas memilih metode KB, EGC, Jakarta.

Wahyuni, Rosaria. 2015. Analisis Faktor Penggunaan Kontr asepsi Suntik di Puskesmas Cimandala Kabupaten Bogor.http://stikesmuhcrb.myftp.org:81/ akbid-jurnal/index.php/midwife_research/article/ view/8. Diakses pada tanggal 23 Mei 2017 pukul 13.00 WIB.




DOI: 10.26699/jnk.v5i1.ART.p015-019


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Journal of Ners and Midwifery p-ISSN: 2355-052X. e-ISSN: 2548-3811 is published by STIKes Patria Husada Blitar.

Indexed On :

             02-Publon