Pengetahuan Siswa SLTA tentang Bantuan Hidup Dasar

Ning Arti Wulandari
Abstract views : 682 | PDF views : 393

Abstract


Keadaan darurat bisa terjadi kapan saja, di mana saja dan kepada siapa pun. Situasi ini mengharuskan masyarakat untuk mengetahui bagaimana melakukan pertolongan pertama kepada para korban yang berada dalam situasi darurat (Diklat PPNI Jawa Timur, 2015). Di Indonesia, siswa SLTP dan SLTA yang tergabung dalam organisasi Palang Merah Remaja bekerjasama dengan Palang Merah Indone- sia untuk memberikan materi bantuan hidup dasar dari henti jantung dan henti napas. Tujuan peneliti adalah untuk mengidentifikasi pengetahuan siswa di sekolah SLTA untuk memberikan bantuan hidup dasar. Metode: Desain penelitian adalah deskriptif. Sampel penelitian adalah 96 responden, diambil secara purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada 5 Mei 2016 di STIKes Patria Husada Blitar sebelum pelatihan bantuan hidup dasar untuk SLTA oleh Badan Eksekutif Mahasiswa STIKes Patria Husada Blitar. Pengumpulan data dengan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 73 responden (76%) memiliki pengetahuan yang kurang, 17 responden (17%) memiliki pengetahuan yang cukup dan 6 responden (7%) memiliki pengetahuan yang baik dalam bantuan hidup dasar. Diskusi: Institusi Pendidikan kesehatan dapat melakukan pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan tentang bantuan hidup dasar dengan metode yang lebih menarik dengan teori dan simulasi.

Keywords


Siswa SLTA, Bantuan Hidup Dasar

Full Text:

PDF

References


Aditya Panji . 2016. . Untuk Darurat, Pemerintah Siapkan Nomor 911 Ala Indonesia. http://www. cnnindonesia.com/teknologi/20150816105913- 213-72451/untuk-darurat-pemerintah-siapkan- nomor-911-ala-indonesia/. Diakses tanggal 25 Juli 2016

AHA. 2015. Perbaharuan Pedoman American Heart As- sociation 2015 untuk CPR dan ECG. https:// eccguidelines.heart.org/wp-content/uploads/ 2015/10/2015-AHA-Guidelines-Highlights- Indonesian.pdf. Diakses tanggal 25 Juli 2016

BEM FKUI. 2015. Modul Bantuan Hidup Dasar. Bantuan- Hidup-Dasar-dan-Penanganan-Tersedak-TBM- BEM-IKM-FKUI.pdf. Diakses tanggal 25 Juli 2016

Hasanah. 2013. Perbedaan Motivasi Belajar Siswa Berdasarkan Gender Dalam Pembelajaran Fisika Dengan Model Collaborative Learning Dikelas X Madrasah Aliyah Al-Ihsan Boarding School Kampar. http://jom.unri.ac.id/index.php/ JOMFKIP/article/viewFile/6411/6109. Diakses 13 Juli 2016

Diklat PPNI Provinsi Jawa Timur. 2015. Materi pelatihan penanggulangan penderita gawat darurat. Surabaya: HIPGABI.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Ilmu Perilaku Kesehatan.Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Promosi kesehatan teori dan aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Rahayu Relawati. 2011. Konsep dan Aplikasi Penelitian Gender. Bandung. CV Muara Indah.

Setiyorini Erni. 2012. Pengaruh Pendekatan Model Intervensi Keluarga Calgary Terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap, Praktik Manajemen Asma dan Derajat Kontrol Asma. Thesis. Universitas Airlangga Surabaya.

Wasono dan Mukono. 2002. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Kerja. Surabaya. Universitas Airlangga Press.




DOI: 10.26699/jnk.v3i2.ART.p170-174


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Journal of Ners and Midwifery p-ISSN: 2355-052X. e-ISSN: 2548-3811 is published by STIKes Patria Husada Blitar.

Indexed In :

Google-ScholarDOAJ