Hubungan Kadar Ureum, Hemoglobin dan Lama Hemodialisa dengan Kualitas Hidup Penderita PGK

Ardhiles Wahyu Kurniawan, Juliati Koesrini, Juliati Koesrini
Abstract views : 10 | PDF views : 0

Abstract


Penderita penyakit ginjal kronik mengalami penumpukan produk sisa dalam darah khususnya ureum yang menjadi toksin bagi tubuh. Anemia pada pasien PGK menyebabkan badan lemah dan penurunan perfusi jaringan. Terapi hemodialisa bisa menjadi stresor bagi pasien, karena terapi ini memerlukan waktu yang lama, keadaan ini berpotensi menurunkan kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan kadar ureum, hemoglobin dan lama hemodialisa dengan kualitas hidup penderita PGK di Ruang Hemodialisa RS dr Soepraoen. Desain penelitian ini menggunakan kolerasional dengan pendekatan cross sectional. Responden adalah penderita PGK dengan terapi hemodialisis di ruang hemodialisa RS dr Soepraoen Malang. Sampel sejumlah 92 responden yang memenuhi kriteria eksklusi dan inklusi. Variabel yang diteliti adalah ureum, hemoglobin, lama hemodialisa dan kualitas hidup. Analisa data menggunakan uji korelasi somers’d gamma. Berdasarkan hasil uji korelasi somers’d gamma menunjukkan ada hubungan antara ureum dengan kualitas hidup responden dibuktikan dengan nilai p= 0,025 , r = 0,4. Ada hubungan antara kadar hemoglobin dengan kualitas hidup responden dibuktikan nilai p= 0,012 , r = 0,4. Tidak ada hubungan antara lama hemodialisa dengan kualitas hidup responden dibuktikan nilai p= 0,609, r = 0,6. Hasil penelitian ini meningkatkan kemampuan berpikir kritis perawat yaitu perubahan ureum dan hemoglobin berdampak pada kualitas hidup pasien PGK.


Keywords


Hemodialisa, Hemoglobin, Kualitas Hidup, Ureum

Full Text:

PDF

References


Anees M, Hammed F, Mumtaz A, Ibrahim M, Khan MNS. (2011). Dialysis-Related Factors Affecting Quality of Life in Patients on Hemodialysis. IJKD. 5(1): 9-14

Bayaoumi M, Al Harbi A, Al Suwaida A, Al Ghonaim M, Al Wakeel J & Miskhiry A. (2013). PREDICTORS OF QUALITY OF LIFE IN HEMODIALYSIS PATIENTS. Saudi J Kidney Dis Transpl. Jul; 25(4): 881-2.

Black, J.M, & Hawks, J.H (2009). Medical Surgical Nursing. 8th edition. Canada. Elsevier

Brooks, B.A., Anderson, B. (2008). Assesing The Nursing Quality of Work Life. Nursing Administration Quarterly, pp. 152-157

Brunelli, S.M, Berns, J.S. (2009). Anemia and Chronic Kidney Disease and end-stage renal disease. April, 11, 2018. http://www.nephrologyrounds.org/

Dersarkissian C (2017). ANEMIA AND QUALITY OF LIFE IN CHRONIC KIDNEY DISEASE. November, 29, 2018. http://www.pdicoonect.com/

Finkelstein O, Kenneth S, Mujais S. (2009). HEALTH-RELATED QUALITY OF LIFE AND HEMOGLOBIN LEVELS IN CKD PATIENTS. Clinical Journal of the American Society of Nephrology : CJASN. Jan: 4(1): 33-38.

Javanbakhtian Ghahvarokhi & Abbaszadeh A. (2012). THE RELATIOSHIP BETWEEN QUALITY OF LIFE AND DEMOGRAPHIC VARIBLES IN HEMODIALYSIS PATIENTS. Journal of Jahrom University of Medical Sciences. Vol 10(4) : 1-6

Kemenkes RI. (2017). Situasi Penyakit Ginjal Kronis. InfoDATIN. Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI. Jakarta. ISSN 2442-7659

Liu, WJ, Chew TF, Chiu ASF, Zaki M. (2008). QUALITY OF LIFE OF DIALYSIS PATIENT IN MALAYSIA. Med J Malaysia. 61(5), 540-46

Maria Carolina Cruz, Carolina Andrade, Milton Urrutia, Sergio Draibe, Luiz Antonio, Ricardo de Castro. (2011). QUALITY OF LIFE IN PATIENTS WITH CHRONIC KIDNEY DISEASE. Journal Clinics. Jun; 66(6): 991-995.

Martini (2010). HUBUNGAN TINGKAT ASUPAN PROTEIN DENGAN KADAR UREUM DAN KADAR KREATININ DARAH PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK DI RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhamadiyah Surakarta

Nimas Ayu Fitriana & Tri Kurniati Ambarini. 2012. KUALITAS HIDUP PADA PENDERITA KANKER SERVIKS YANG MENJALANI PENGOBATAN RADIOTERAPI . Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental 123 Vol. 1 No. 02, Juni 2012.

NKF-KDIGO. (2013). Clinical Practice Guidline For The Evaluation and Management of Chronic Kidney Disease. ISN. 3(1):1-163

Nurchayati S. (2011). ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSI FATIMAH CILACAP DAN RSUD BANYUMAS. Jakarta : Universitas Indonesia. Tersedia di ://lontar.ui.ac.id/file?file=digital/20282431T%20 Sofiana%Nurchayati.pdf

Persatuan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI). (2011). FREKUENSI TINDAKAN HEMODIALISIS PER MINGGU DI INDONESIA. 5th Report of Indonesia Renal Registry. Jakarta

Pranoto I. (2010). HUBUNGAN ANTARA LAMA MENJALANI HEMODIALISA DENGAN TERJADINYA PERDARAHAN INTRASEREBRAL. Surakarta: Universitas Sebelas Maret. Tersedia dari: http://eprints.uns.ac.id/7886/1/135790908201012051

Prabowo, Eko, dan Afandi E Pranata. (2014). Asuhan Keperawatan Sistem Perkemihan. Yogyakarta. Nuha-Medika

Riskesdas. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Indonesia. Tersedia dari: http://www.depkes.go.id/resources/download/general/HasilRiskesdas2013.pdf

Riyanto W. (2011). Hubungan antara penambahan berat badan di antara dua waktu hemodialisis (interdialysis weight gain = IDWG) terhadap kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis di unit hemodialisa IP2K RSUP Fatmawati Jakarta[tesis]. Jakarta : Universitas Indonesia [diunduh 28 Desember 2018]. Tersedia dari: http://lib.ui.ac.id/file? file=digital/20282718-T%20Welas%20Riyanto.pdf.

Suwitra K. (2014). Penyakit Ginjal Kronik. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI.

Musch W, Verfaillie L, Decaux G. (2006). AGE RELATED INCREASE IN PLASMA UREA AND DECREASE IN FRACTIONAL UREA EXCRETION. Clin J Am Soc Nephrol. Sep; 1(5):909-14. Brussel, Belgium.

National Kidney Foundation (2008). Anemia and Chronic Kidney Disease Information. April, 11, 2018. http://kidney.org/

Nguyen NTQ 1 , Cockwell P 2 , Maxwell AP 1 , Griffin M 3 , O'Brien T 3 , O'Neill C 1 . 2018. Chronic kidney disease, health-related quality of life and their associated economic burden among a nationally representative sample of community dwelling adults in England. Journal Post One.0207960

Nursalam (2013). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Salemba Medika. Edisi 3. Jakarta. Hal 82-86

William G, Murphy. (2014). THE SEX DIFFERENCE IN HAEMOGLOBIN LEVELS IN ADULTH, CAUSES AND CONSEQUENCES. Blood Review. Elsevier. Article in Press. YBLRE-00329; pages 7.




DOI: 10.26699/jnk.v6i3.ART.p292-299


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Journal of Ners and Midwifery p-ISSN: 2355-052X. e-ISSN: 2548-3811 is published by STIKes Patria Husada Blitar.

Indexed In :

Google-ScholarDOAJdimensionsgaruda_indexSinta_2