Hubungan Status Nutrisi dan Gaya Hidup terhadap Tekanan Darah pada Remaja di Kelurahan Lidah Kulon Kota Surabaya

Retty Merdianti, Laily Hidayati, Candra Pandji Asmoro
Abstract views : 26 | PDF views : 20

Abstract


Pendahuluan: Tekanan darah tinggi memicu terjadinya banyak masalah penyakit jantung dan organ lain. Di Indonesia, terdapat prevalensi tekanan darah tinggi remaja yaitu 8,4% pada tahun 2013. Berbagai faktor dapat mendukung perubahan tekanan darah. Sebagai contoh yaitu status nutrisi dan gaya hidup.

Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status nutrisi dan gaya hidup terhadap tekanan darah pada remaja di Kelurahan Lidah Kulon Kota Surabaya. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Populasi terdiri dari sebanyak 1288 remaja di kelurahan Lidah Kulon. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah konsekutif sampel dengan 297 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan spigmomanometer, stetoskop, statur meter, timbangan berat badan, kuesioner dan analisis menggunakan uji Chi Square dengan nilai signifikan ≤ 0,05.

Hasil: Hasil menunjukkan bahwa status nutrisi dan gaya hidup terhadap tekanan darah remaja mempunyai korelasi dengan nilai (p = 0,000)

Diskusi: Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan korelasi antara status nutrisi dan gaya hidup terhadap tekanan darah pada remaja di Kelurahan Lidah Kulon Kota Surabaya. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah penelitian dengan deteksi kesehatan dini seperti penelitian ini terutama kepada generasi muda karena hal ini dapat menjadi masalah yang serius di masa depan


Keywords


Status Nutrisi, Gaya Hidup, Tekanan Darah, Remaja

Full Text:

PDF

References


American Heart Association and American Stroke Association. (2017). Guideline for the Prevention, Detection, Evaluation and Management of High Blood Pressure in Adults.American College Cardiology Foundation, 10.

Appel, et al. (2018). Diet and Blood Pressure. In Hypertension: A Companion to Braunwald’s Heart Disease (pp. 201–210). Elsevier.

Carvalho, et al. (2014). Physical Activity Modifies the Associations between Genetic Variants and Blood Pressure in European Adolescents, 1–6.

de Moraes, et al. (2016). Effects of clustering of multiple lifestyle-related behaviors on blood pressure in adolescents from two observational studies. Preventive Medicine, 82, 111–117.

Frohlich, Edward D Ventura, H. O. (2009). Pathophysiology: disease mechanisms (Edward D Frohlich; Hector O Ventura). United Kingdom, Oxford: Clinical Publishing, An Imprint of Atlas Medical Publishing Ltd.

Hall, M. E., & Hall, J. E. (2018). Section II Pathophysiology (p. 33).

James, et al. (2018). Adolescent habitual ca ff eine consumption and hemodynamic reactivity during rest , psychosocial stress , and recovery.Journal of Psychosomatic Research, 110 (April), 16–23.

Julián et al, (2016). Nutrition , Metabolism & Cardiovascular Diseases Association of heart rate and blood pressure among European adolescents with usual food consumption : The HELENA study. Nutrition, Metabolism and Cardiovascular Diseases, 26(6), 541–548.

Kemenkes RI. (2015). Infodatin Perilaku Merokok Masyarakat Indonesia.Infodatin Pusat Data Dan Informasi Kementerian Kesehatan RI (Perilaku Masyarakat Indonesia) Berdasarkan Risekesdas 2007 Dan 2013.

Masala, et al. (2017). Physical activity and blood pressure in 10,000 Mediterranean adults: The EPIC-Florence cohort. Nutrition, Metabolism and Cardiovascular Diseases, 27(8), 670–678.

Purwawardana, D. (2017). Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tekanan Darah terhadap Risiko Hipertensi pada Remaja di SMAN 6 Surabaya.

Puslitbang Badan Litbangkes. (2015). Perilaku Berisiko Kesehatan pada Pelajar SMP dan SMA di Indonesia.Kementrian Kesehatan RI, 1–116. Retrieved from

Santoso. (2013). Prevalence of Hypertension in School and College Students Prevalensi Hipertensi pada Pelajar dan Mahasiswa.Journal of Nutrition College, (47), 509–513.

Statistik, B. P. (2015). Statistik Remaja Jawa Timur, 18.

Watts, S. W., Morrison, S. F., Davis, R. P., & Barman, S. M. (2012). Serotonin and Blood Pressure Regulation,64(2), 359–388.

WHO. (2014). BMI Classification.

WHO. (2015). Q&A on Hypertension.

WHO. (2017). Prevalence of overweight among adults, BMI ≥25,age-standardized Estimates by WHO Region. South East Asia.

Zhang, et al. (2017). Effect of dynamic change in body mass index on the risk of hypertension: Results from the Rural Chinese Cohort Study.International Journal of Cardiology, 238, 117–122.




DOI: 10.26699/jnk.v6i2.ART.p218-226


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Journal of Ners and Midwifery p-ISSN: 2355-052X. e-ISSN: 2548-3811 is published by STIKes Patria Husada Blitar.

Indexed In :

dimensionsgaruda_indexPortal_GarudaSinta_2