Hubungan dukungan keluarga dengan Ansietas Mobilisasi Dini pasien Post Operasi

Livana PH, Triana Arisdiani
Abstract views : 24 | PDF views : 16

Abstract


ABSTRAK: Pasien post operasi akan mengalami ansietas setelah prosedur pembedahan dilakukan. Ansietas yang terjadi atas tindakan pembedahan dapat menyebabkan kesehatan pasien dan keluarga. Ansietas tersebut ditandai dengan pernyataan pasien tidak mau melakukan pergerakan secara dini karena takut menimbulkan nyeri, khawatir jahitannya akan lepas, dan khawatir lukanya tidak segera sembuh. Tujuan penelitian adalah untukuntuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan ansietas pasien post operasi dalam melakukan mobilisasi dini. Desain yang digunakan adalah cross sectional dengan jumlah sampel 167 responden. Teknik sampling yang digunakan secara consecutive sampling. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil analisa menunjukkan nilai p value = 0,575 artinya tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat ansietas pasien post operasi dalam melakukan mobilisasi dini. Perawat diharapkan lebih sering memotivasi pasien untuk melakukan mobilisasi dini demi membantu mempercepat proses penyembuhan.

Kata kunci : Ansietas, Mobilisasi Dini, Dukungan Keluarga, Post Operasi

ABSTRACT: Postoperative patients will experience anxiety after surgical procedure. Anxiety that occurs during surgery can lead to the health of patients and families. The anxiety is marked by the statement that the patient will not move early because of fear of causing the pain, worry that the seam will be loose, and worried that the wound does not heal immediately. The purpose of this study was to determine the relationship of family support with postoperative patient anxiety in early mobilization. The design used was cross sectional with 167 respondents. The sampling technique used consecutive sampling. Data analysis using chi-square test. The result of analysis shows that p value = 0,575 means that there is no relation between family support and postoperative patient anxiety level in early mobilization. Nurses are expected more often to motivate patients to mobilize early to help speed up the healing process.

Key words : Anxiety, Early Mobilization, Family Support,Post Operative


Full Text:

PDF

References


Apollo, & Cahyadi, A. (2012). Konflik Peran Ganda Perempuan Menikah Yang Bekerja Ditinjau Dari Dukungan Sosial Keluarga Dan Penyesuaian Diri. Jurnal widya warta, 02, 255-271.

Carpenito, L.J. (2009). Diagnosis Keperawatan, Aplikasi pada Praktek Klinis: Edisi 9. Jakarta: EGC.

Keliat, B.A., & Akemat. (2011). Model Praktik Keperawatan Profesional Jiwa. Jakarta: EGC.

Misgiyanto, & Susilawati, D. (2014). Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan Penderita Kanker Serviks Paliatif.http://ejournal.umm.ac.id/index.php/keperawatan/issue/view/226/showToc

Riskesdas. (2013). Diseminasi Kesehatan Jiwa. http://www.litbang.depkes.go.id.Diakses 29 September 2014

Setiadi. (2008). Konsep Keperawatan Keluarga. yogyakarta : Graha Ilmu.

Sudrajat, A. (2014). Dukungan Keluarga terhadap Kesiapan Pasien Mengahadapi Tindakan Operasi.JKep. Vol. 1 No. 2 Mei 2014, hlm 2016-214. http://ejurnal.poltekkesjakarta3.ac.id/index.php/JKEP/article/view/71

Taylor. (2009). Social Psychology. Pearson Education.

Taharu, S. (2014). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Mobilisasi Dini Pada Ibu Nifas Di Puskesmas Likupang Timur Kecematan Likupang Timur. E-Journal Keperawatan (e-Kp) Volume 3. Nomor 1. (Februari 2015) https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/view/6688/6208




DOI: 10.26699/jnk.v5i3.ART.p207-211


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Journal of Ners and Midwifery p-ISSN: 2355-052X. e-ISSN: 2548-3811 is published by STIKes Patria Husada Blitar.

Indexed On :

Portal_GarudaSinta_2    ESJIndex_logo1OAISISgaruda_index

dimensionsCite-Factor